Penjualan SR-007 Tembus Rp 22 Triliun

Image title
Oleh Arsip
10 Maret 2015, 18:23

KATADATA ? Pemerintah menerbitkan Sukuk Negara Ritel seri SR-007 atau Sukri SR-007 sebagai dana tambahan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2015. Jumlah agen penjual dan investor turun dibanding sukuk sebelumnya (SR-006) yang terbit tahun lalu. Namun nilai penjualan naik hingga Rp 21,97 triliun.

Permintaan SR-007 melampaui penjualan sukuk tahun lalu yang mencapai Rp 19 triliun. Agen penjual pun mengajukan penambahan penjualan Rp 2 triliun dari yang telah ditetapkan sebelumnya. Tingginya permintaan disebabkan besarnya selisih imbal SR-007 sebesar 8,25 persen dibanding deposito (6,99 persen) dan bunga LPS (7,75 persen).

?Imbalan yang kami berikan lebih menarik, dibanding rata-rata deposito dan LPS Rate,? ujar Suminto selaku Direktur Pembiayaan Syariah Direktorat Jendral Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan.

Pembeli SR-007 terbanyak berada di kategori usia 25-40 tahun, yaitu mencapai 36,2 persen dari total investor. Kategori tersebut menggeser kategori usia diatas 55 tahun yang sebelumnya mendominasi pembelian SR-006.

Dibanding penjualan SR-006, ada juga pergeseran jenis profesi investor Sukri. Wiraswasta menjadi investor terbesar. Tahun lalu pembeli sukuk didominasi oleh pegawai swasta.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Leafy Anjangi

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami