Kaleidoskop Ekonomi 2025: Tantangan Berat Mengejar Pertumbuhan Ekonomi

Ekonomi Indonesia menghadapi tantangan berat di tengah gejolak geopolitik dan geoekonomi hingga keterbatasan anggaran pemerintah. Berbagai upaya dilakukan untuk membiayai program strategis, membangkitkan investasi dan industrialisasi sampai dengan meredam PHK.

JANUARI

Tarif PPN 12% Batal Diterapkan

ANTARA FOTO/APRILLIO AKBAR/AWW

Tahun 2025 dibuka dengan berlakunya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 131/2024 tentang penerapan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12%. Kenaikan PPN 12% berlaku untuk semua jenis barang merupakan mandat Undang-Undang 7/2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Namun, masyarakat menolak penerapan pajak ini dan terjadi serangkaian aksi protes, termasuk di depan Istana Negara pada pertengahan Desember 2024. Presiden Prabowo Subianto kemudian membatalkan rencana PPN 12% dan memastikan kenaikan hanya untuk barang berkategori mewah.

Indonesia Gabung BRICS

Indonesia resmi menjadi anggota BRICS pada 6 Januari 2025. Ini menandai langkah strategis Indonesia untuk memperluas pengaruh dalam ekonomi global.

Bergabungnya Indonesia ke BRICS pertama kalinya disepakati oleh anggota-anggota BRICS dalam KTT di Johannesburg, Afrika Selatan, pada Agustus 2023. Namun Indonesia melaksanakan Pemilu pada Februari 2024, sehingga secara resmi bergabung setelah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terbentuk.

Komitmen Investasi dari Cina

Sejumlah perusahaan asal Cina menyatakan komitmen untuk berinvestasi di Indonesia. Hal ini diungkapkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani usai melawat ke Cina pada 16-20 Desember 2024.

Rosan menyebut, nilai investasi Cina bisa mencapai US$7,46 miliar atau sekitar Rp120,8 triliun. Investasi itu menyasar sektor energi, manufaktur, pertanian, serta perikanan.

Dongkrak Pajak, Perusahaan Asing Dikejar

Pemerintah resmi menerapkan pajak minimum global (GMT) sebesar 15% pada awal 2025 melalui PMK 136/2024. Perusahaan multinasional dengan omzet konsolidasi minimal 750 juta euro atau sekitar Rp12,6 triliun wajib membayar pajak minimum kepada negara tempat perusahaan itu beroperasi meski tidak memiliki kantor fisik. Dengan kebijakan ini, penerimaan pajak di Indonesia bisa meningkat.

"Dengan adanya ketentuan ini, praktik penghindaran pajak seperti melalui tax haven dapat dicegah," kata Kepala Bidang Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu, Kamis, 16 Januari.

FEBRUARI

Belanja APBN Dipangkas Demi Program Prioritas

Pada awal Februari, pemerintah melakukan pemangkasan belanja dalam APBN 2025 sebesar Rp306,7 triliun. Total penghematan tersebut sama dengan 8,5% dari alokasi belanja negara 2025 sebesar Rp3.621,3 triliun.

Efisiensi anggaran ini kemudian dialokasikan ke program-program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran pada 2025, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), program ketahanan pangan, program pembangunan sekolah unggulan, hingga program pemeriksaan kesehatan gratis.

Superholding BUMN "Danantara" Dibentuk

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) pada 24 Februari 2025. Danantara merupakan holding investasi dalam mengelola, mengonsolidasikan, dan mengoptimalkan aset negara di BUMN.

Pada awal pembentukannya, ada tujuh BUMN beraset jumbo yang menjadi anggotanya, yakni Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, Perusahaan Listrik Negara, Pertamina, Telkom Indonesia, dan holding MIND ID.

"Nanti yang masuk ke Danantara ini adalah keseluruhan (BUMN) ya, bukan hanya tujuh BUMN," kata CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dalam konferensi pers, Senin, 24 Februari.

IHSG Melorot, Terendah Sejak 2021

Februari juga diwarnai dengan pasar saham yang memerah. IHSG pada Kamis, 27 Februari, ditutup melemah 1,8% ke level 6.485,45. Itu adalah level terendah sejak September 2021 atau era pandemi Covid-19. Sejak awal tahun (year-to-date), IHSG telah merosot hingga 8,4%.

Sejumlah faktor dalam dan luar negeri turut menjadi penyebab anjloknya bursa saham Indonesia. Salah satunya, sentimen negatif atas peluncuran BPI Danantara. "Ada kekhawatiran dan skeptisme investor terhadap prospek Danantara," kata Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Budi Frensidy kepada Katadata.co.id, Kamis, 27 Februari.

MARET

Tantangan yang Dihadapi Danantara

Pada awal pendirian, tantangan yang dihadapi BPI Danantara adalah kepercayaan publik. Ini terlihat dari polemik yang menyertai pendiriannya. Begitu Danantara diluncurkan, kinerja IHSG langsung amblas. Saat itu, di media sosial, muncul wacana penarikan uang dari rekening di bank-bank milik pemerintah.

Menurut peneliti Indef, Andry Satrio Nugroho, polemik ini muncul lantaran krisis kepercayaan masyarakat kepada Danantara. Apalagi, beberapa pengurus superholding ini merangkap jabatan. "Menteri diawasi menteri, ini lucu. Operator merangkap regulator," kata dia dalam acara "Diskusi Publik: Danantara Bagaimana dan Untuk Siapa?" pada 24 Februari.

Kinerja Saham BUMN Besar Tergerus

Mayoritas kinerja saham BUMN anggota awal Danantara mengalami penurunan sejak Presiden Prabowo mengumumkan pembentukan Danantara sekaligus melantik Kepala Danantara pertama, Muliaman Darmansyah Hadad, pada 21 Oktober 2024.

Hingga Danantara akhirnya resmi diluncurkan pada 24 Februari, mayoritas saham anggota awal Danantara terus anjlok, tercuram pada sektor perbankan, terutama Bank Mandiri. Pada 24 Maret, saham Mandiri ditutup di level 4.460, turun 35,6% sejak akhir September 2024.

Perekonomian Menghadapi Tekanan Domestik dan Global

Pada awal tahun, perekonomian Indonesia mengalami tekanan dari domestik maupun eksternal. Beberapa indikator menunjukkan sinyal negatif. Mulai dari rupiah yang meloyo, pasar saham yang amblas, hingga rendahnya realisasi penerimaan negara.

Defisit pada dua bulan pertama 2025 tercatat meningkat dari Rp23,45 triliun pada Januari menjadi Rp31,2 triliun atau 0,13% terhadap PDB pada Februari. Terakhir kali Indonesia mengalami defisit pada awal tahun terjadi pada 2021 saat pandemi.

IHSG Anjlok, Otoritas Bursa Lakukan Trading Halt

Pada 18 Maret 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan trading halt setelah IHSG anjlok lebih dari 5% pada sesi pertama perdagangan. Ini menjadi trading halt pertama di bursa sejak September 2020. Adapun IHSG turun 3,84% ke level 6.223,39 pada penutupan sore harinya.

"IHSG tidak berdaya dan terkena trading halt yang kemungkinan dipengaruhi sikap pelaku pasar yang merespons kekhawatiran kondisi ekonomi dalam negeri," kata Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus.

Seluruh sektor saham dalam negeri terkoreksi hari itu. Sektor teknologi turun paling dalam hingga 10,13%, diikuti sektor barang baku dan sektor energi yang masing-masing turun 6,27% dan 3,42%.

Sektor Manufaktur Ekspansif di Tengah Pelemahan Global

Industri manufaktur Indonesia masih berada di jalur ekspansi pada Maret 2025, di tengah pelemahan yang dialami sejumlah negara. Data Purchasing Managers’ Index (PMI) S&P Global Market Intelligence menunjukkan PMI manufaktur Indonesia mencapai 52,4, bertahan di zona ekspansi.

S&P Global menyebut capaian tersebut ditopang oleh ekspansi produksi yang berkelanjutan, dengan laju pertumbuhan menjadi yang terkuat kedua dalam lima bulan terakhir, seiring meningkatnya pesanan baru.

Namun, momentum PMI tersebut tidak berlanjut pada April, yang turun ke level 46,7. Setelahnya hingga Juli, PMI terus berada di zona kontraksi.

APRIL

Strategi Menahan Perang Tarif Trump

Pemerintah memilih jalur negosiasi untuk menghadapi kebijakan tarif impor AS yang ditetapkan sebesar 32% atas produk dari Indonesia. Ini merupakan perluasan "perang dagang" yang diterapkan Presiden AS Donald Trump.

"Saya tawarkan mereka US$17 miliar surplus kita, maka US$17 miliar akan kita beli dari Amerika. Kita bukan negara miskin, kita bisa beli dari AS," kata Presiden Prabowo dalam acara "Sarasehan Ekonomi bersama Presiden RI" yang digelar 8 April.

Ekonomi Bergejolak, Permintaan Emas Melejit

Instrumen investasi emas kian ramai diburu di tengah ketidakstabilan ekonomi dalam negeri dan global. Sejak 2019 hingga April 2025, harga emas Antam mengalami kenaikan nyaris 200%.hingga tembus Rp2 juta per gram.

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan mengatakan, orang berbondong-bondong memilih emas jadi safe haven karena dipengaruhi kondisi ketidakstabilan ekonomi global. Perang dagang AS berpotensi berdampak pada perlambatan ekonomi dan ancaman resesi global.

Nilai Investasi Kuartal I Tumbuh 15,9%

Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I mencapai Rp465,2 triliun atau tumbuh 15,9%dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Capaian ini telah memenuhi 24,4% target realisasi investasi 2025 sebesar Rp1.905,6 Triliun.

Menurut Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani, capaian ini mencerminkan ketahanan ekonomi nasional serta berjalannya strategi pemerintah dalam menjaga daya tarik dan iklim investasi di tengah dinamika global.

MEI

Aktivitas Judol di Indonesia Melonjak

PPATK melaporkan jumlah pemain judi online (judol) melonjak dari 3,3 juta pada 2023 menjadi 16,4 juta pada 2024. PPATK telah membekukan 5.011 rekening yang terafiliasi kegiatan judol dengan nilai transaksi mencapai Rp633 miliar.

Perputaran uang judol pun diperkirakan mencapai Rp1.200 triliun pada 2025, naik tiga kali lipat dibandingkan pada 2024. “Nilai itu merupakan perkiraan akumulasi perputaran judi online sampai dengan akhir tahun 2025. Nilai ini didasarkan atas tren nilai perputaran tahun 2024,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Selasa, 29 April.

May Day: Prabowo Janjikan Kesejahteraan Buruh

Peringatan Hari Buruh (May Day) pada 1 Mei, Prabowo menjanjikan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional. Tugasnya megkaji penghapusan sistem pekerja alih daya (outsourcing) yang bermasalh dan revisi PPh 21.

Presiden juga akan membentuk Satgas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Selain memitigasi PHK, satgas juga melakukan monitoring penciptaan lapangan kerja. Kementerian Ketenagakerjaan menyebut pembentukan Satgas PHK sudah dalam tahap finalisasi. Untuk diketahui, per kuartal I-2025, Kemnaker mencatat jumlah buruh yang terkena PHK mencapai lebih dari 18 ribu pekerja.

Produksi Beras Surplus 3,3 Juta Ton

Memasuki Mei, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan surplus neraca produksi-konsumsi beras Indonesia sebesar 3,3 juta ton untuk periode Januari-Juni.

Angka ini dihitung dari perkiraan produksi beras 18,76 juta ton dan konsumsi sekitar 15,43 juta ton pada periode tersebut. “Jika dibandingkan tahun sebelumnya, surplus kita meningkat 128,08 persen atau bertambah 1,87 juta ton dari surplus 2024 yang 1,46 juta ton,” ujar Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi pada 5 Mei.

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I Melambat

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal I sebesar 4,87%, melambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Tingkat pertumbuhannya juga paling rendah dalam tiga tahun terakhir. Konsumsi rumah tangga menjadi pendorong utama dengan pertumbuhan 4,89% dan kontribusi 54,5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pencapaian itu masih mencerminkan fundamental yang kuat, meski dihadapkan pada tantangan eksternal seperti fragmentasi geoekonomi dan kebijakan proteksionisme yang semakin meningkat.

“Sebagaimana disampaikan IMF bahwa ekonomi dunia pada 2025 diproyeksikan tumbuh melambat di angka 2,8% serta pelemahan angka PMI di Indonesia dan di berbagai negara bulan Mei,” ujar Airlangga.

Badai PHK Melanda Pasar Kerja

Pada 27 Mei, acara “Bekasi Pasti Kerja Expo” yang dihadiri 25 ribu pelamar kerja diwarnai kericuhan. Mereka berdesak-desakan, sejumlah pengunjung dilaporkan pingsan.

Data BPS dan Kemnaker menunjukkan, kondisi ketenagakerjaan Indonesia tengah mengalami tekanan sejak awal tahun. Angka pengangguran lulusan sarjana naik 14,6% per Februari. Kenaikan ini merupakan yang tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lainnya.

Sementara itu, Kemnaker mencatat, hingga April 2025, jumlah pekerja yang terkena PHK sudah mencapai lebih dari 24 ribu orang. Angka ini melonjak 27,7% dibanding periode yang sama tahun lalu.

JUNI

Pemerintah Guyur Stimulus Ekonomi Rp24 Triliun

Pemerintah meluncurkan lima paket stimulus ekonomi senilai Rp24,4 triliun. Dana ini bersumber dari APBN senilai Rp23,59 triliun dan non-APBN Rp0,85 triliun. Sebagian besar digunakan untuk penebalan bansos dan bantuan pangan senilai Rp11,9 triliun.

Yang juga cukup jumbo adalah bantuan subsidi upah dengan nilai mencapai Rp10,7 triliun. Adapun diskon transportasi, diskon tarif tol, dan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja masing-masing tak sampai Rp1 triliun.

Mobil Cina Gerus Dominasi Jepang

Mobil buatan Cina mendominasi pasar merek Jepang di Indonesia. Pada lima bulan pertama 2025, penjualannya mencapai 37,2 ribu unit atau melonjak 183,4% dibanding periode yang sama 2024.

Sebaliknya, dalam periode yang sama, penjualan mobil Jepang mencapai 265,7 ribu atau turun 13,4%. Pangsa pasar penjualan mobil Jepang pun dilaporkan turun dari 91,5% pada 2024 menjadi 83,8% pada 2025.

Menyeruaknya penjualan mobil Cina tidak lepas dari kian diminatinya mobil listrik baterai atau BEV di tanah air. Pada Januari-Mei 2025, total penjualan BEV mencapai 30,3 ribu unit, meningkat 211,7% dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Sektor Mineral Kuasai Realisasi Investasi Hilirisasi Semester I

Realisasi investasi hilirisasi di Indonesia pada semester I mencapai Rp280,8 triliun, naik 54,8% dari periode sama pada 2024. Investasi hilirisasi paling banyak masuk ke sektor mineral, yaitu Rp193,8 triliun, terutama nikel, tembaga, bauksit, besi baja, dan timah.

Secara keseluruhan, total investasi yang masuk ke Indonesia pada semester I mencapai Rp942,9 triliun, tumbuh 13,6% yoy.

JULI

Stok Beras di Gudang Bulog Tembus 4,2 Juta Ton, Tertinggi dalam Sejarah

Kementerian Pertanian mencatat stok beras di gudang Bulog mencapai 4,2 juta ton, tertinggi sejak Bulog berdiri pada 1969. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, stok pada Juli itu naik 2,6 juta ton dibandingkan posisi awal 2025 yang sebesar 1,7 juta ton.

Menurut Amran, lonjakan stok beras didorong arahan presiden yang memprioritaskan sektor pangan, mulai dari peningkatan kuota pupuk bersubsidi, perbaikan distribusi, hingga penetapan HPP gabah Rp6.500 per kilogram.

“Ini juga berdampak langsung signifikan terhadap nilai tukar petani. Pertama dalam sejarah kita mendapatkan PDB tertinggi yaitu 10,52%,” kata Amran.

Setoran Jumbo untuk Danantara

Sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) kakap telah menggelar rapat umum pemegang saham dan melaporkan pembagian dividen tahun buku 2024. Sebagian dividen ini kemudian masuk ke kas BPI Danantara.

Total dividen tersebut mencapai Rp96,4 triliun. Jumlah ini naik hampir 13% total keseluruhan dividen BUMN untuk negara tahun buku 2023 yang mencapai Rp85,5 triliun. Mayoritas setoran dividen ini berasal dari BBRI, Mandiri, BNI, dan BTN. Setoran keempat bank ini mencapai Rp59,1 triliun.

Setoran terbesar berasal dari BRI yang setoran dividennya mencapai Rp27,7 triliun. Untuk diketahui, total dividen BRI tahun buku 2024 mencapai Rp51,7 triliun atau 86% dari laba 2024 sebesar Rp60,2 triliun.

Antiklimaks Negosiasi Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap mengenakan tarif sebesar 32% terhadap produk asal Indonesia yang masuk ke pasar AS. Besaran tarif ini tidak berubah, meski pemerintah telah berupaya melakukan negosiasi sejak April.

Dalam surat yang dikirimkan Trump kepada Presiden Prabowo Subianto, dia menyebutkan bahwa tarif ini diperlukan untuk mengimbangi defisit perdagangan AS terhadap Indonesia. Menurut Trump, defisit ini diakibatkan sejumlah faktor. Mulai dari faktor tarif, non-tarif, hingga kebijakan dan hambatan perdagangan Indonesia.

Sejarah Baru Indonesia-Uni Eropa

Setelah melalui perundingan panjang selama hampir satu dekade dan 19 putaran negosiasi, Indonesia dan Uni Eropa akhirnya meneken IEU-CEPA. Kesepakatan ini ditandatangani Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussels, Belgia, Minggu, 13 Juli.

Kesepakatan ini menjadi sinyal positif di tengah ketidakpastian ekonomi global, terutama saat Presiden AS Donald Trump menggulirkan kebijakan perang dagang. Kesepakatan dengan Uni Eropa mencerminkan strategi Indonesia memperluas pasar ekspor dan mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat.

AS Pangkas Tarif Indonesia Jadi 19%

Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr

Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif resiprokal baru untuk Indonesia, sebesar 19%, turun dari sebelumnya sebesar 32%. Sebagai kompensasinya, Indonesia harus menjalankan sejumlah kewajiban lain, seperti membeli produk energi senilai Rp244 triliun, memboyong 50 pesawat Boeing, dan membeli produk pertanian senilai Rp73 triliun. Semua produk AS itu dibeli tanpa dikenai impor tarif alias 0%.

Presiden Prabowo Subianto, dalam unggahan di akun Instagram pada 16 Juli, mengatakan dia dan Trump sepakat untuk membawa hubungan perdagangan antara Indonesia dan AS ke era baru yang saling menguntungkan.

Badai PHK Belum Berlalu

Kemnaker mengumumkan mencatat jumlah PHK hingga Juni 2025 mencapai 42.385 orang, naik 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, ada sejumlah faktor yang menyebabkan masifnya PHK. Misalnya, penurunan pasar industri, perubahan model bisnis, hingga isu hubungan industrial.

Kasus PHK terbesar terjadi di Jawa Tengah sebanyak 10.995 orang, disusul Jawa Barat dan Banten masing-masing sebesar 9.494 orang dan 4.267 orang. Adapun Jakarta dan Jawa Timur masing-masing sebesar 2.821 dan 2.246 orang. PHK di lima provinsi itu merupakan 70,4% dari total PHK periode Januari-Juni tahun ini.

Riset LPEM UI menyebutkan, banyak pekerja yang terkena PHK beralih ke sektor informal dan gig economy. Pemerintah perlu mengantisipasi permasalahan yang timbul dari lapangan kerja di sektor ini. Mulai dari status pekerja yang minim perlindungan, jam kerja panjang, hingga pendapatan yang fluktuatif.

Kinerja IHSG Membaik, Cetak Rekor Baru

Memasuki akhir Juli, IHSG mencetak rekor baru. Pada penutupan perdagangan Rabu, 23 Juli, indeks berada di level 7.469,23. Capaian ini menjadi rekor tertinggi baru sejak awal 2025. IHSG terakhir kali menyentuh level 7.400 pada akhir 2024.

Ini menjadi titik balik kinerja IHSG di era Prabowo. Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh atau 11 sektor saham Indonesia ikut menguat. Sektor teknologi memimpin dengan kenaikan hingga 7,93%, diikuti sektor industri dan sektor properti yang masing-masing naik 2,91% dan 2,39%.

Surplus Neraca Dagang Selama 63 Bulan

BPS melaporkan, surplus neraca perdagangan senilai US$4,17 miliar pada Juli, naik 1,70% dari bulan sebelumnya. Begitu pun secara tahunan, melonjak 521,79% dibanding Juli 2024 yoy. Neraca perdagangan Indonesia pun telah mencatat surplus selama 63 bulan berturut-turut, sejak Mei 2020.

Surplus ini kembali ditopang sektor nonmigas senilai US$5,74 miliar. Komoditas penyumbangnya antara lain lemak dan minyak hewan/nabati (HS 15); bahan bakar mineral (HS 27); serta besi dan baja (HS 72).

Namun, surplus nonmigas ini tereduksi oleh defisit perdagangan migas sebesar US$1,57 miliar. Defisit ini disumbang komoditas hasil minyak dan minyak mentah.

AGUSTUS

Gebrakan Danantara: Setop Tantiem untuk Komisaris BUMN

BPI Danantara menghentikan pemberian tantiem bagi komisaris BUMN dan anak usahanya. Kemudian, menata ulang insentif direksi berbasis kinerja dan laporan keuangan. Kebijakan itu sebagai bagian dari reformasi skema kompensasi dan insentif di seluruh portofolio Danantara.

Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani menegaskan kebijakan ini bertujuan menyelaraskan remunerasi dengan kontribusi nyata terhadap tata kelola BUMN, bukan memangkas honorarium. Penataan ini diharapkan memperkuat penerapan prinsip good corporate governance di perusahaan pelat merah.

Pertumbuhan Ekonomi 5,12% pada Kuartal-II

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal-II 2025 mencapai 5,12% terhadap periode tahun lalu (year-on-year/yoy).

Angka tersebut merupakan pertumbuhan dari PDB Indonesia atas dasar harga konstan (ADHK) 2010 yang sebesar Rp3.396,3 triliun. Sementara PDB atas dasar harga berlaku (ADHB) mencapai Rp5.947 triliun.

"Dari sisi produksi, lapangan usaha jasa lainnya mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,31%. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor barang dan jasa mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 10,67%," tulis BPS dalam laporannya.

Judol Bikin Ekonomi Negara Terpuruk

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memperkirakan perputaran uang dalam judi online (judol) mencapai Rp51,3 triliun pada 2024. Sebesar 70% mengalir ke operator judol di luar negeri.

“Padahal jika dana tersebut digunakan untuk konsumsi atau investasi, itu akan menciptakan efek pengganda ke PDB,” kata Direktur Eksekutif DEN Firman Hidayat dalam Katadata Policy Dialogue bertajuk “Strategi Nasional Memerangi Kejahatan Finansial” pada 5 Agustus.

Dampak Efisiensi: Protes Kenaikan PBB di Sejumlah Daerah

Kenaikan tarif PBB-P2 di sejumlah daerah memantik protes masyarakat. Kenaikan tarif ini merupakan imbas dari efisiensi anggaran yang menyebabkan dana transfer dipotong yang selama ini menjadi sumber pemasukan utama APBD. “Kas daerah yang menipis mendorong kepala daerah mencari sumber pendapatan baru dengan mengerek PBB,” kata ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi.

Rata-rata APBD kabupaten/kota sangat mengandalkan dana transfer, yakni mencapai 81% dari total pendapatan daerah. Hanya 16% dari total anggaran yang berasal dari pendapatan asli darah (PAD).

SEPTEMBER

Obligasi Danantara untuk Para Konglomerat

Danantara mengumumkan rencana penerbitan obligasi patriot atau patriot bond yang ditargetkan menghimpun Rp50 triliun dari para konglomerat. “Patriot bond memperkuat kolaborasi pemerintah dan dunia usaha,” kata Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir, Selasa, 26 Agustus.

Menurut Pandu, obligasi patriot lazim digunakan berbagai negara sebagai instrumen pembiayaan, seperti di Jepang dan AS. Obligasi yang akan diterbitkan Danantara ini khusus ditawarkan untuk pengusaha besar tanah air, bukan investor ritel.

Protes Akibat Jurang Ketimpangan

Akumulasi tekanan ekonomi dan rencana kenaikan tarif pajak memicu protes masyarakat di sejumlah daerah. Protes tersebut menguat seiring dengan rencana kenaikan gaji dan tunjangan bagi anggota DPR.

“Rakyat diminta bayar pajak dan menerima efisiensi belanja. Di sisi lain pemerintah boros, menambah jumlah kementerian dan lembaga hingga menaikkan tunjangan pejabat dan anggota DPR,” kata peneliti CSIS Deni Friawan dalam konferensi pers, Selasa, 2 September.

Purbaya Yudhi Sadewa Gantikan Sri Mulyani

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak

Pemerintah melakukan reshuffle kabinet. Salah satunya mengganti Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan Purbaya Yudhi Sadewa. Purbaya sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS sejak 2020.

Saat baru dilantik, Purbaya sempat terkena kritik karena dianggap tidak sensitif terhadap korban demonstrasi. Dia mengakui gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos dan seperti koboi.

Purbaya Pindahkan Dana Pemerintah Rp200 Triliun dari BI ke Perbankan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memindahkan dana pemerintah senilai Rp200 triliun dari Bank Indonesia ke himpunan bank milik negara (Himbara) plus Bank Syariah Indonesia. Selain meningkatkan likuiditas perbankan, dia berharap bank dapat menurunkan suku bunga.

Menurut Purbaya, sistem keuangan Indonesia saat itu tengah mengalami kekeringan likuiditas. Penyebabnya, kata dia, adalah kebijakan fiskal dan moneter yang tidak sejalan, sehingga menyebabkan perputaran uang di masyarakat menjadi terbatas. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja kian melambat.

APBN 2026 Diketok, Belanja Negara Tembus Rp3.842,7 Triliun

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Menteri Keuangan Purbaya Yudhis Sadewa merombak postur APBN 2026 yang disusun masa kepemimpinan Sri Mulyani. Perubahan tersebut telah disahkan DPR menjadi Undang-undang pada 23 September.

APBN 2026 mematok pendapatan negara sebesar Rp3.153,58 triliun yang ditopang penerimaan perpajakan sebesar Rp2.693,71 triliun, disusul PNBP sebesar Rp459,20 triliun, serta hibah yang diperkirakan mencapai Rp0,66 triliun.

Di sisi lain, belanja negara direncanakan Rp3.842,72 triliun. Belanja pemerintah pusat mengambil porsi terbesar Rp3.149,73 triliun. Sementara, transfer ke daerah (TKD) dialokasikan sebesar Rp692,99 triliun.

OKTOBER

Job Hugging di Era "in This Economy"

Tren "job hugging" mewabah di kalangan pekerja Indonesia. Istilah ini pertama kali disebutkan di AS, di mana para pekerja cenderung bertahan alias "memeluk" pekerjaan yang sedang mereka jalani saat ini selama mungkin.

Bukan karena mereka menyukai maupun puas dengan posisinya, tetapi karena impitan situasi ketidakpastian pasar tenaga kerja. Hal ini berakibat pada para pekerja yang cenderung fokus pada stabilitas pemasukan dibandingkan risiko berpindah-pindah tempat kerja untuk menjaring pengalaman maupun mencari upah yang lebih layak.

Kondisi ini dipengaruhi oleh situasi keterbatasan dan ketidakmampuan ekonomi seseorang di tengah harga yang melonjak, gaji yang stagnan, dan tentu saja, PHK yang terus melebar. Di media sosial, kondisi ini kerap disebut dengan frasa "in this economy".

Paket Stimulus Tambahan hingga Rp30 Triliun

Pemerintah mengumumkan sejumlah stimulus ekonomi untuk periode sampai akhir tahun. Insentif itu terdiri atas bantuan langsung tunai (BLT) dan program magang nasional.

Stimulus ekonomi kali ini ditujukan kepada keluarga penerima manfaat hingga masyarakat desil ke-4. Pos Indonesia dan himpunan bank negara (Himbara) ditarget menyalurkan uang tunai kepada 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) melalui rekening pribadi masing-masing Rp300.000 per bulan dari Oktober sampai Desember.

Total anggaran yang digelontorkan pemerintah untuk pelaksanaan stimulus ekonomi periode ini sekitar Rp30 triliun. Asal dana tersebut dari realokasi efisiensi anggaran.

"Ini bisa menjangkau kurang lebih 140 juta orang kalau asumsinya satu KPM adalah ayah ibu dan dua orang anak," kata Airlangga, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Program Magang Nasional untuk Fresh Graduate

Pemerintah resmi meluncurkan Program Magang Nasional untuk lulusan perguruan tinggi pada Oktober 2025. Ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi kuartal-IV dengan alokasi Rp455,6 miliar di tengah tingginya angka pengangguran bergelar sarjana.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berharap program ini dapat menjadi katalis untuk menciptakan lapangan kerja produktif dan mempercepat transisi lulusan muda ke dunia kerja formal. Program tahun ini dibuka untuk 100 ribu peserta.

Peserta yang lulus seleksi bisa bekerja magang di badan usaha milik negara (BUMN) atau perusahaan swasta dengan durasi maksimal enam bulan, mendapat uang saku, dan mendapat jaminan sosial ketenagakerjaan.

OJK: Kripto Kian Marak

Pada Oktober, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis data yang menunjukkan jumlah investor kripto di Indonesia yang terus bertambah. Jumlahnya mencapai 18,1 juta per Agustus 2025 atau naik 36% dibandingkan Februari 2025.

OJK mencatat, mayoritas merupakan investor individu. Sebanyak 18,04 juta merupakan investor individu dari Indonesia, sementara 38,4 ribu merupakan individu asing. Investor institusi tercatat hanya 559 institusi domestik dan institusi luar negeri sebanyak 270 investor.

OJK menyebutkan, rata-rata nilai transaksi kripto mencapai Rp40,2 triliun per bulan. "Ini menunjukkan kepercayaan konsumen dan kondisi pasar aset kripto nasional tetap terjaga dengan baik," kata Hasan Fauzi, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, 9 Oktober.

NOVEMBER

Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi pada Paruh Kedua

Indonesia kembali mengalami perlambatan ekonomi pada paruh kedua 2025. Ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi Triwulan-III yang hanya sebesar 5,04%, turun dibanding kuartal sebelumnya. Jika dilihat dari lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi paling tinggi periode ini terjadi di sektor jasa pendidikan.

Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai, pertumbuhan ekonomi selama satu tahun pemerintahan Prabowo sudah menunjukkan perbaikan di tengah ketidakpastian ekonomi global. Menurutnya, pemerintah mampu memanfaatkan momentum ekonomi domestik melalui pencairan stimulus yang menopang pertumbuhan.

Namun, dia mengingatkan masih ada pekerjaan rumah, mulai dari ketersediaan bahan baku, konsistensi kebijakan investasi dan industri, hingga stabilitas politik, keamanan, dan penegakan HAM untuk fondasi ekonomi jangka panjang.

Impor Pakaian Bekas Masih Marak

Memasuki November, pemerintah kembali menyoroti maraknya impor pakaian bekas. Menteri Keuangan Purbaya kembali menekankan pelarangan impor ilegal atau balpres karena merugikan pengusaha tekstil lokal.

Ia pun memerintahkan Direktorat Jenderal Bea Cukai memperketat masuknya pakaian bekas impor di berbagai pelabuhan. “Kami sudah tahu siapa saja pemain-pemainnya (importir pakaian bekas).” ujar Purbaya di Gedung Kemenkeu pada Rabu, 22 Oktober.

Menurut BPS, impor pakaian bekas di Indonesia masih cukup tinggi. Selama Januari-Agustus 2025, volume pakaian bekas impor yang masuk ke Indonesia mencapai 1.242,8 ton dengan nilai impor US$1,55 juta atau sekitar Rp25,7 miliar. Bahkan pada 2024, volume impor pakaian bekas ke Indonesia sempat mencapai 3.865,4 ton.

Dampak Kerugian Akibat Praktik Penipuan

OJK mencatat total kerugian masyarakat Indonesia akibat praktik penipuan mencapai Rp7,8 triliun selama periode 22 November 2024-11 November 2025. Dari jumlah tersebut hanya 4,96% senilai Rp386,6 miliar yang berhasil diamankan OJK dengan melakukan pemblokiran rekening.

Selama rentang waktu tersebut, OJK menerima 343.402 laporan penipuan dan 563.558 rekening yang terlibat dalam aksi penipuan. OJK pun telah memblokir 106.222 rekening atau 18,8% dari total rekening yang dilaporkan.

Ada banyak modus yang digunakan aktor jahat penipuan, tetapi deepfake menjadi yang paling marak. Metode ini memungkinkan pelaku meniru suara atau bahkan wajah dari orang terdekat korban dengan bantuan kecerdasan buatan (AI). Selain modus itu, ada pula modus lain seperti penipuan berkedok cinta atau hadiah, penipuan lamaran kerja, hingga investasi bodong.

Surplus Lagi, Neraca Dagang RI Tumbuh 32,3%

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mencatat surplus neraca dagang Indonesia secara kumulatif pada Januari–November 2025 mencapai US$38,7 miliar. Capaian ini naik 32,3% secara tahunan dibandingkan surplus pada periode yang sama tahun 2024 sebesar US$29,2 miliar.

Purbaya menyampaikan, surplus yang bertahan hingga November 2025 terjadi meski mulai terlihat indikasi perlambatan, seiring meredanya efek frontloading ekspor oleh pelaku usaha yang sebelumnya mengantisipasi kenaikan tarif impor AS. Surplus neraca dagang tersebut ditopang oleh kinerja ekspor yang masih melampaui impor. Sepanjang Januari–November 2025, nilai ekspor Indonesia mencapai US$256,7 miliar, tumbuh 5,7% secara tahunan.

DESEMBER

Strategi APBN 2026: Pemerintah Siapkan Rp2.567 T untuk 8 Program Prioritas

ANTARA FOTO/Fauzan

Menjelang akhir tahun, pemerintah sudah menyiapkan strategi untuk delapan program prioritas Presiden Prabowo Subianto tahun depan dalam APBN 2026. Pemerintah akan membelanjakan untuk program prioritas sebanyak Rp2.567,9 triliun dari anggaran Rp3.842 triliun dalam pagu belanja.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, 1 Desember. Menurutnya, anggaran tersebut cukup besar. Karena itu, ia meminta berbagai pihak dapat mendukung, termasuk Kadin Indonesia, agar bisa berdampak maksimal terhadap ekonomi RI. "Kami mohon agar pengurus Kadin bisa terus mendorong berbagai program yang sudah disiapkan pemerintah," ujarnya.

RI Surplus Beras, Produksi Capai 34,7 Juta Ton

Indonesia diperkirakan mencatat surplus produksi beras pada 2025. BPS mencatat produksi beras nasional sepanjang Januari-Desember 2025 mencapai 34,7 juta ton, tumbuh 13,54% dibandingkan tahun 2024. Dengan capaian ini, surplus beras diperkirakan mencapai sekitar 3,87 juta ton.

Adapun Indonesia menargetkan swasembada pangan dalam tiga tahun. Target itu, menurut Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, bisa lebih cepat dari perkiraan. "Gudang penuh. Karena surplus kita tak impor lagi. Ini data yang berbicara, bukan kata saya," katanya pada 21 Oktober.

Rehabilitasi Bencana Sumatra Diperkirakan Rp51,8 Triliun

ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

Penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra terus berlanjut. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di provinsi terdampak mencapai Rp51,8 triliun.

Khusus untuk Aceh, menurut Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, rumah warga yang mengalami kerusakan mencapai 37.546 unit. Estimasi pemulihan di Aceh mencapai Rp25,41 triliun.

Adapun Sumatera Utara dan Sumatera Barat masing-masing diperkirakan mencapai Rp12,88 triliun dan Rp13,52 triliun.

Angka itu mencakup seluruh kategori kerusakan. Mulai dari yang rusak ringan hingga yang hilang total tersapu banjir. Selain rumah, kerusakan juga melanda berbagai infrastruktur publik dan aset lainnya.

Rekor Baru IHSG Tembus Level 8.700

IHSG cetak rekor tertinggi baru dalam sejarah bursa nasional. Pada perdagangan 8 Desember, IHSG ditutup menguat 0,90% ke level 8.710,70. Menurut Maximilianus Nico Demu, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, prospek ekonomi dalam negeri yang stabil turut memberi pengaruh.

Namun dia mengimbau pelaku pasar untuk berhati-hati dengan momentum jangka pendek, bergantung pada dukungan fiskal untuk menangani kerusakan akibat bencana alam di wilayah Sumatra.

Ekspansi ‘Robinhood’ di Indonesia

Perusahaan teknologi keuangan asal AS Robinhood Markets Inc (tercatat di NASDAQ sebagai HOOD) mulai merambah pasar ritel dan kripto tanah air. Perusahaan pelopor layanan perdagangan saham tanpa komisi ini mengakuisisi dua perusahaan milik Pieter Tanuri, yaitu PT Buana Capital Sekuritas dan PT Pedagang Aset Kripto (Coinvest).

Robinhood melihat pertumbuhan pesat investor ritel dan kripto di Indonesia, terutama di kalangan anak muda. Menurut data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), investor pasar modal individu per Agustus 2025 mencapai 17,9 juta investor, naik 31,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), investor kripto tanah air mencapai 18,1 juta investor per Agustus 2025, naik 9,7% secara bulanan.

Tim Produksi

Penulis

Muhammad Almer Sidqi, Reza Pahlevi

Editor

Aria Wiratma Yudhistira

Desain Grafis

Antonieta Amosella, Bintan Insani

Teknologi Informasi

Firman Firdaus, Ilham Solehudin, Alivia Fitriani Amanto

Fotografer

Fauza Syahputra