Pembangkit Kincir Angin Sidrap Tahap 2 Siap Beroperasi 2019

ANTARA FOTO/Abriawan Abhe
PLTB Sidrap, Sulawesi Selatan
Penulis: Ihya Ulum Aldin
3/7/2018, 13.41 WIB

Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sindereng Rappang (Sidrap) tahap kedua ditargetkan selesai dan dapat beroperasi  tahun depan. Jumlah kincir angin yang akan dibangun lebih sedikit dari tahap pertama yang mencapai 30 unit.

"(PLTB Sidrap) yang kedua nanti, di bawah 30 tower. Total kapasitasnya 65 megawatt (MW)," kata Direktur Utama PT Binatek Reka Energi Erwin Jahja di kawasan PLTB Sidrap, Sulawesi Selatan, Senin (2/7).

Proyek PLTB tahap kedua ini dikembangkan oleh PT UPC Sidrap Bayu Energi dengan nilai investasi yang dikeluarkan diharapkan tidak sampai US$ 100 juta. PT UPC Sidrap Bayu Energi merupakan konsorsium perusahaan yang terdiri dari UPC Renewables Asia I, UPC Renewables Asia III, Sunedison dan Binatek Energi Terbarukan.

(Baca: Diresmikan Jokowi, PLTB Sidrap Bisa Alirkan Listrik ke 70.000 Rumah)

Erwin memastikan harga jual listrik pada PLTB yang rencananya mulai dibangun tahun ini, di bawah 7 sen dolar per kilowatt jam (kWh). Harga jualnya lebih rendah dari PLTB tahap pertama yang mencapai 11 sen/kWh dengan kontrak selama 30 tahun.

Erwin mengaku pihaknya tidak masalah dengan harga jual listrik yang begitu murah. Menurutnya harga jual ini masih sesuai dengan keekonomian PLTB tersebut. "Pokoknya dengan catatan harus punya kapasitas yang besar juga. Kalau kapasitasny kecil, tidak bisa," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan dengan harga jual listrik dari PLTB Sidrap tahap I dan tahap II ini, maka harga rata-ratanya menjadi di bawah 10 sen/kWh. "Seperti kata Pak Presiden (Joko Widodo), makin banyak investasi, kapasitasnya makin meningkat, harganya juga akan menurun," kata Rini.

Pembangunan PLTB Sidrap tahap kedua ditargetkan bisa dimulai tahun ini. Penyelesaiannya proyek ini diperkirakan bisa rampung dalam satu tahun. Prosesnya bisa cepat, karena infrastruktur penunjangnya sudah dibangun saat mendirikan PLTB Sidrap tahap pertama.

(Baca: PLN Targetkan Kapasitas Pembangkit EBT Bertambah 454 MW Tahun Depan)

PLTB Sidrap tahap pertama baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, kemarin. Pembangkit kincir angin yang pertama kalinya dibangun di Indonesia ini bisa mengaliri listrik untuk 70 ribu lebih pelanggan berdaya 900 Volt Ampere (VA).

Keberadaan PLTB ini juga merupakan wujud komitmen pemerintah terhadap pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).  "Dengan PLTB pertama di Sidrap ini, kami ingin komitmen 23% di 2025 ini tercapai," kata Joko Widodo saat peresmian.