Peran MRT dalam Mewujudkan Transportasi Ramah Lingkungan

Image title
10 Juni 2026, 14:38
Telaah
Katadata
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Menuju Transportasi Ramah Lingkungan

Transportasi ramah lingkungan menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya polusi udara dan perubahan iklim. Kendaraan berbahan bakar fosil menghasilkan emisi karbon yang dapat merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan manusia.

Salah satu cara menciptakan transportasi ramah lingkungan adalah dengan mengembangkan kendaraan listrik. Kendaraan listrik menghasilkan emisi yang lebih rendah dibandingkan kendaraan konvensional. Selain itu, penggunaan sepeda dan berjalan kaki juga dapat menjadi pilihan untuk perjalanan jarak dekat.

Pemerintah perlu menyediakan infrastruktur pendukung seperti jalur sepeda, trotoar yang aman, stasiun pengisian kendaraan listrik, dan transportasi umum rendah emisi. Tanpa infrastruktur yang memadai, masyarakat akan sulit beralih ke transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Perubahan kebiasaan masyarakat juga sangat penting. Jika masyarakat mulai memilih transportasi yang lebih bersih, maka kualitas udara akan membaik dan kota menjadi lebih nyaman untuk dihuni.

Ringkasan

Transportasi ramah lingkungan dapat diwujudkan melalui kendaraan listrik, jalur sepeda, trotoar aman, dan transportasi umum rendah emisi. Perubahan ini membantu mengurangi polusi dan menciptakan kota yang lebih sehat.


Hal tersebut disampaikan Tenaga Ahli Menteri ESDM, Satya Hangga Yudha Widya Putra, dalam seminar nasional “Electric Vehicle Technology and Battery Acceleration Talk (ELECTRA) 2026” yang diselenggarakan oleh mahasiswa Politeknik STMI Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Pemerintah saat ini memfokuskan pengembangan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang sepenuhnya didukung oleh pembangkit energi baru terbarukan (EBT), bukan lagi berbasis energi fosil. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan manfaat ramah lingkungan kendaraan listrik benar-benar terwujud dari hulu hingga hilir.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik terbukti lebih efisien, terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta yang padat lalu lintas, karena mampu menekan biaya energi dibandingkan penggunaan bahan bakar minyak non-subsidi.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau progres pembangunan MRT Jakarta fase 2A lintas Utara-Selatan. Wapres menegaskan pembangunan transportasi publik yang aman, nyaman, modern dan terintegrasi merupakan prioritas pemerintah untuk mendorong mobilitas masyarakat perkotaan yang lebih baik.

Instagram post by Katadata
Katadata

Katadata (Katadata)

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...